10.1.10

Membaling Sepi

salam semua...

Alhamdulillah, selesai sudah seminar 'Mahasiswa Menggugat' yang sememangnya 'menggugat' yang berlangsung semalam dan sesi 'menggugat' yang berlangsung pagi tadi. penat? oh, penat yang amat, hanya Dia Yang Tahu. moga segala penat lelah itu menambah saham untuk ke Sana. aameen...

Malam ni saya nak kongsi sebuah sajak yang saya randomly petik daripada buku 'Menterjemah Bintang' karya Suhaimi Haji Muhammad, salah seorang penyair Melayu pada era 80-an.

Duduk dia di hujung hutan
membaling-baling sepi ke dalam kemarau

Duduk dia di hujung perigi
membaling-baling hati ke dalam awan

Ingin dia kembali, menatap hati
menatap dirinya yang hilang

- tidak menemui - sesudah lama,

Duduk-duduk lagi dia di sini
dan mau menetap di sini




'Membaling Sepi' dipetik dari Menterjemah Bintang
karya Suhaimi Haji Muhammad





Kakak dan Angah, mari membaling sepi. kita duduk lihat bintang. :)

2 comments:

a.K.u said...

MAri!

a.K.u suka ini..

Biar diteman bulan sambil membilang bintang.... (n_n)v





:: Tahu ada getar & tangis dalam hati kamu....

alif zai mim ra said...

biar jiwa.. :P